Kumpulan Info Darwin

Darwin, Australia berada di bagian utara. cukup dekat dengan Indonesia dan memiliki aura dan suasana bahkan cuaca yang tak jauh beda dengan Indonesia.

 

Kesempatan mendapatkan Work and Holiday Visa Australia adalah suatu keberuntungan dan Darwin bisa menjadi salah satu kunjungan yang masuk dalam list petualangan anda di Australia.

 

 

kali ini saya akan memberikan beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan anda dalam memilih Darwin.

Hal yang harus dipertimbangkan untuk dibawa

a. Baju Hitam kaos atau polo 1/2 buah, untuk memulai kerja biasanya lebih enak menggunakan kaos hitam dan umum dipakai oleh pekerja casual jika tidak diberi seragam dari perusahaan tempat bekerja.

 

b. baju tipis tangan panjang dan pendek, cuaca di Darwin normalnya 33-38 derajat, jika kamu pergi jalan-jalan atau bekerja di luar ruangan, memiliki baju tangan panjang setidaknya bisa membantu. tidak perlu banyak membawa baju, total bisa 7 baju kalau mau aman untuk setiap hari, soalnya Darwin cukup panas dan baju cepat bau.

 

c. Sendal dan sepatu, bawalah yang menurut kamu nyaman untuk dipakai. bekerja atau jalan-jalan di Darwin akan lebih banyak aktifitasnya, jadi perhatikan sepatu yang senyaman mungkin, biar pas kerja kaki gak melepuh atau sakit. beli di Indonesia bisa lebih murah atau lebih mahal. tapi rata-rata harga sepatu gak jauh beda juga.

 

d. Ada beberapa toko asian yang cukup lengkap, bahkan banyak tolak angin, bumbu-bumbu instan, ikan teri, sampe aneka sambal dan lainya ada di sini, jadi kira-kira kamu butuh untuk beberapa hari saja, gak usah beli banyak di Indonesia, termasuk mie Instan. di supermarket gede saja sudah ada mie sedap, saos abc, dan kecap.

 

e. peralatan mandi, bawalah sabun cuci muka cukup banyak. di sini sampho, sabun deterjen, pencukur kumis, pasta gigi, deodoran lumayan mahal. sabun deterjen aja bisa ampe $10, bawalah deterjen sachetan yang berapa gram untuk nyuci baju, beli 5 rebu di Indonesia juga udah banyak kan, kalau disini bisa berapa itu detergen. sabun cuci muka bawalah 4-5 bijimah buat bebrapa bulan, lumayan juga deodoran.

 

f. Celana hitam 1-2 buah, sisanya celana biasa atau celana pendek dan panjang yang bahanya enak. sudah dijelaskan Darwin itu kotanya lumayan banyak panasnya ketimbang dinginya.

 

g. Resume/Cv untuk sementara 20 lembaran. kosongkan bagian nomor telpon dan bisa dicatat manual pake pulpen. lumayan dari pada ngeprin di Darwin agak mahal, tapi bisa juga pergi ke library dan bisa jadi harganya lebih murah.

 

h. Dokumen-dokumen seperti foto, fotocopy paspor, fotokopy visa kadang diminta perusahaan calon tempat kita bekerja. bisa dibawa dari Indonesia.

 

i. benda lainya seperti; korek kuping, gunting kuku, sendok garpu masing-masing 1 mungkin bisa, minyak angin, dan lainya.

j. Laptop sangat penting, dibawa saja meski menurutmu berat. laptop akan sangat membantu untuk browsing-browsing Informasi. selebihnya terserah selera, gadget apa yang kamu mau bawa ya bawa saja. selain itu penghubung colokan untuk charge, di Australia cukup berbeda lubang colokanya.

 

plug
https://www.google.com.au/search?q=colokan+australia&espv=2&biw=1366&bih=667&tbm=isch&imgil=S-GThUyDpRww-M%253A%253BTls6g2OH1WfDOM%253Bhttp%25253A%25252F%25252Fachmad.glcnetworks.com%25252Ftag%25252Fcolokan-listrik-australia%25252F&source=iu&pf=m&fir=S-GThUyDpRww-M%253A%252CTls6g2OH1WfDOM%252C_&usg=__UR9k1XS4M-z01B66sd_6mso3Ybk%3D&ved=0ahUKEwiMxpXX9eLKAhXKKJQKHW2FAeQQyjcIJQ&ei=kMm1Voy-L8rR0ATtioagDg#imgrc=r0f9DZ2U744hUM%3A&usg=__UR9k1XS4M-z01B66sd_6mso3Ybk%3D

k. Topi juga lumayan penting, apalagi kalau nanti kerja di farm, cleaning, gardening atau dapat jenis pekerjaan yang outdoor.

 

Nah mungkin segitu dulu ya tips untuk persiapanya.

 

 

Menjalani hidup di negara orang lain untuk awal-awal mungkin terpikir akan cukup sulit, kalau pengeluaran lebih banyak sih pasti ya. nah berikut akan saya jelaskan beberapa hal yang mungkin bisa menjadi gambaran bagaimana memulai hidup di Darwin ala saya (biar gak dikira sok tau atau sok paling tau hidup di negara orang).

 

  1. media sosial banyak digunakan, informasi di internet begitu banyak. nah coba kita cari koneksi orang-orang Indonesia yang ada di Darwin. bagaimanapun mereka sedikit banyaknya bisa membantu, setidaknya bisa memberika berbagai informasi. manfaatnya adalah kita bisa bersilaturahmi, mendapatkan bantuan untuk mendapatkan pekerjaan, bahkan mendapat sewaan kamar lebih murah dari mereka. seperti grup-grup di facebok mungkin bisa banyak membantu.
  2. Mencari tempat tinggal, bisa di penginapan murah seperti hostel di pusat kota ataupun di rumah penduduk yang menyewakan kamar. usahakan cari tempat yang koneksi internetnya lumayan, karena bagaimanapun akan penting untuk kita dalam mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan termasuk melamar pekerjaan yang setiap saat update.
  3. Informasi tentang apa saja di Australia bisa diliat di Gumtree.com seperti penyewaan tempat tinggal dan lowongan kerja yang sangat penting.
  4. Tiba di Airport bisa menggunakan Taxi, Bus umum, shutle bus atau dijemput temen. biaya taxi cukup mahal.
  5. Hari ke 2 bisa mulai mencari provider jaringan telpon yang akan digunakan. cukup beragam; Telstra, Optus, Vodapone, dan lainya. umumnya yang termurah ada paket $30. isinya paket tergantung provider mana yang dipilih, untuk internet biasanya 1.5 GB. nelpon ke Indonesia juga bisa sering. penting sekali memiliki nomor telpon Australia untuk mencari kerja.
  6. membuat Bank Account, bisa pilih mau; commonwealth, NAB, westpac dan lainya. penting sekali ini juga karena perusahaan akan meminta ini pas kita dipanggil kerja. tidak perlu nabung juga kita bisa membuat Bank Account. tidak ada buku yang akan kita dapatkan, cuma kertas yang isinya data internet banking, jadi semuanya bisa diakses melalui internet, bahkan saking mudahnya bisa diakses melalui aplikasi yang bisa diinstal di smartphone. kartu Atmnya sendiri berlogo mastercard dimana kamu bisa menggunakanya untuk semua jenis pembayaran, mendaftar paypal juga bisa, booking tiket, hotel, apapun bisa. kalau kartu kita ilang, kita bisa langsung memblok kartu lama dan meminta kembali lewat smartphone kita, jadi gak usah ke Bank lagi, enak banget kan. kartu biasanya dikirim seminggu kemudian ke domisili kita.
  7. mendaptarkan TFN atau tax file number, setelah mendaftar kita akan menerima surat seminggu kemudian dan ada nomor di dalamnya. nomor itu sangat penting karena perusahaan tempat bekerja akan meminta nomor ini.
  8. umumnya mendapatkan perkerjaan itu setelah 2 minggu kalau berjuang sendiri. 1 minggu pertama itu untuk ngurus-ngurus dokumen yang diperlukan. kalau kita melamar pun kadang perusahaan kebanyakan akan menerima yang sudah punya TFN. tidak menutup kemungkinan kamu bisa bekerja dan dokumen yang diminta disusulkan. sselain itu kamu juga bisa bekerja yang cash, artinya setelah bekerja kamu dapat bayaran langsung baik itu ditransferkan ke bank atau dikasihkan langsung. jadi selama awal-awal sebelum dapat kerja yang pasti dan menunggu dokumen yang diperlukan, bisa bekerja yang serabutan.
  9. mengunjungi beberapa tempat untuk mengenal kota Darwin.
  10. Jangan pelit tenaga untuk membantu teman kosan, yang punya kosan, atau siapapun kalau kira-kira perlu bantuan.
  11. update terus pekerjaan yang dipostingkan di beberapa website yang khusus menyediakan itu. lamar sebanyak-banyaknya, jangan menyerah kalau gak ada yang manggil, kelak pasti ada yang manggil. selain itu kita bisa berkeliling tempat-tempat umum dan menitipkan cv ke tempat itu. kalau kebetulan ada lowker bisa ada peluang dipanggil. mereka ramah-ramah kalau kita mau menitipkan cv. PD maksimal saja.

 

nah beberapa hal diatas juga kurang lebih sama dilakukan oleh orang lain. semoga bisa memberikan gambaran.

 

jenis pekerjaan apa yang bisa diambil.

  1. cleaning, di office, gedung, publik places atau apapun. untuk mendapatkan pekerjaan ini biasanya agak begitu banyak syaratnya, termasuk kudu punya surat kelakuan baik. selain itu kita bisa coba ke melamar ke beberapa agen cleaning service. katanya kalau kita keterima bisa banyak kerjaan dan gak berhenti-berhenti, sampai-sampai kadang si agen mensyaratkan kita untuk memiliki kendaraan pribadi. seseorang yang bekerja cleaning biasanya cuma jam-jam pendek sehingga mereka umumnya memiliki lebih dari 1 tempat bekerja begitu juga dengan gardening.
  2. Gardening, yaitu bersih-bersih halaman rumah orang, kantor atau tempat lainya. kerjanya pasti outdoor, sebelum kerja diusahakan sarapan dan bawa bekal. urusan minum bisa minum air keran. kita juga harus bisa mengoperasikan alat-alat seperti pemotong rumput dorong, pemotorng rumput gendong, gergaji mesin, penyemprot air dan lainya. tapi jangan khawatir karena mereka akan diajarkan oleh mereka. setiap rumah biasanya memiliki peralatan tersebut. jadi kalau yang punya kosan ngerjain kerjaan gardening, kita bisa bantu-bantu dan belajar bagaimana mengoperasikan mesin yang ada.
  3. farming, kerja di farm bisa petik buah, membuat irigasi, motong-motong dahan, ngepak sayuran atau buah, dan lainya. kerjanya cukup berat karena kadang banyak yang di outdoor dan kondisi panas serta kondisi area yang kadang membuat berat. bekerja farming juga kadang tidak dikasih makan. jadi kita harus mempersiapkan sendiri.
  4. Pelayan di restoran, bisa jadi pilihan untuk tetap tinggal di kota. ya setidaknya komunikasi kita dengan orang lain bagus atau bahasa inggrisnya lumayan sampai bagus. siap-siap angkat piring kotor di meja ke tempat cuci piring, buang sisa makananya, antar makanan dari dapur ke meja tamu, ngelapin meja pengnjung, dan lainya. setiap tempat kerja beda tahap sibuknya, kalau kamu bekerja di tempat yang sibuk itu gak bakal berhenti-berhenti melakukan itu.
  5. Diswasher/tukang cuci piring, sekaligus bantu-bantu di dapur. kerjaan utama ya mencuci piring dengan alat bantu. piring kotor datang dibawa pelayan dan diremove kotoranya sama mereka. piring ditaro di sink terus ditata di keranjang dan disemprot biar noda yang nempel kebuang atau dibilas pake spon terus dimasukan ke mesin pencuci, piring dikeluarkan dan ditunggu agak dingin dan ditata lalu ditaro ke masing-masing tempatnya. bukan cuma piring, semua peralatan yang dipake di dapur harus dicuci sampai cleaning malamnya. selain itu kadang disuruh-suruh lainya, bersih-bersih, motong-motong, ambilin barang-barang yang diperlukan.
  6. tukang masak, meski belum sekelas chef kalau kita punya pengalaman masak atau setidaknya kita kuliah masak, bisa jadi mendapat pekerjaan sebagai tukang masak. bisa bekerja jadi tukang bikin pizza, barista, tukang bikin kebab, tukang bikin jus, tukang bikin makanan, tukang bikin sushi, tukang bikin roti dan lainya yang berkaitan dengan urusan kuliner.
  7. housekeeping, utamanya mengerjakan pekerjaan di hotel, membereskan ruangan kamar dan seisinya. bisa di hotel, di caravan area, di resort dan lainya.
  8. Kasir sekaligus penyaji makanan pesanan.

Dia atas merupakan beberapa pekerjaan yang bisa diambil dan membuat kita banyak merasakan pengalaman/ilmu baru dari pekerjaan itu. untuk awal-awal kita kerjaan apa saja ambil selama ada yang manggil, kedepanya sambil nnyari-nyari kerjaan yang kamu mau dan sukai.

 

untuk ukuran gaji sendiri umumnya saya mendengar

  1. cash kita bisa dapat $17-25 perjam. kalau misalnya temen kita minta bantuan untuk kerja di tempatnya, bisa jadi kita dapat cash, atau memang kamu dapat kerja di tempat kerja yang suka bayar cash itu kita gak usah lagi dipotong pajak, kita dapat uang utuh sesuai yang mereka kasih.
  2. Gaji dipotong pajak dan dikasih superanuation. jadi kalau gaji kalian $21,22,23,28,35 perjam itu nanti dipotong pajak oleh perusahaan dan tergantung besarnya diurus mereka, uang yang masuk ke tabungan biasanya sudah dipotong pajak.
  3. flat rate biasanya weekend itu gaji sama dengan weekdays, jadi gak ada bedanya.
  4. different rate, sabtu lebih tinggi dari gaji weekday dan minggu lebih tinggi dari weekdays dan sabtu.

pilihan itu sesuai ketentuan perusahaan tempat bekerja.

 

Tips bekerja biar bos seneng sama kita (pengalaman pribadi):

  1. bahasa memang penting, tapi bukan jadi halangan besar seandainya kita gak bisa berbahasa inggris dengan baik, ada sisi lain yang bisa dinilai oleh orang lain selain cuma dari bahasa.
  2. gerak cepat dan gesit. misalnya kita sudah mengerti apa pekerjaan yang diminta, setelah training dan diajari bagaimana tepatnya mengerjakan sesuatu. usahakan cepat. kerjakan satu-satu jangan semuanya berbarengan sedangkan kamu tidak bisa mengontrol semuanya. tapi kalau kamu bisa mengontrol semuanya kerjakan. saya bekerja sebagai tukang cuci piring di cafe yang berada di pusat kota, banyak piring kotor dan aku diminta pula bersiin bawang, carot, dan lainya. nah sesegera mungkin kuasai stage dan atur biar semua bisa terkerjakan. nah makanya saya sering mendengar kalau bos saya pengen “nyeponsorin.”
  3. ceria dan welcome. ya orang-orang di australia pada ramah-ramah, setidaknya saling menyapa. kita juga tunjukan bahwa kita itu senang. senanglah udah dapat kerjaan bisa ngasilin gaji dollar juga.
  4. totalitas dalam bekerja. kenapa kita bekerja? jangan cuma karena duitnya tapi anggaplah ini lagi magang, lagi belajar dan bisa memberikan insprasi kalau kelak mau buka usaha, jadi nikmati pekerjaan itu.
  5. pekerjaan yang diajarkan bos dan atasan itulah yang terbaik. jangan menyepelekan atau menskip pekerjaan yang menurut kalian gak penting dilakukan atau pantas di skip. ikuti semua rule yang mereka inginkan karena itu sudah timeframenya, selain itu bagus untuk kita karena kita disiplin dan menjaga apa yang benar dan harus dikerjakan.

yeyeyeyeye sorry ya kalau gak setuju dan terkesan menggurui.

oke kembali lagi ke niat kalian, mau bekerja doang atau mau liburan. aku memang niat bekerja saja jadi banyak sharenya tentang bekerja saja.

 

nah sekarang beralih ke hal-hal yang ada di Darwin.

  1. konsulat Indonesia di Darwin ada, kita bisa melaporkan diri kita ketika tiba di Darwin.
  2. Masjid juga ada dan setiap jumatan penuh. ada juga kegiatan-kegiatan di mesjid yang bisa diikuti.
  3. Restoran Indonesia yang saya tahu adalah Ayuriz, Sari Rasa, dan Sumatra Cafe.
  4. Makanan halal: Nandos Restaurant (jualan ayam bakar), Ayam mentah merk Lilydale, Steagles (selain ayam mentah ada nuget, aneka olahan ayam tinggal goreng), Oasis Kebab Palmerston.
  5. Bus umum beroperasi jam 6 am – 10/11 Pm, tidak semua rute dan pada weekend biasanya stop beroperasi lebih awal. Darwin Bus memberikan tarif $3 untuk 3 jam, setelah itu kudu beli lagi. mingguan $20. beda harganya kalau anda pensiunan, orang tua, atau pelajar jauh lebih murah.
  6. trafic light di Darwin luar biasa canggihnya. mereka otomatis mengatur dengan bagus lampu traficnya dengan mendeteksi kendaraan yang mau melewatinya. jadi kita akan merasakan bagaimana sangat hebatnya trafic light. misalkan kita tuh di main road lurus terus, di depan kita tuh persimpangan dan ada mobil yang mau menyebrang, jika dia duluan berhenti di trafic light maka trafic light arah kita itu akan otomatis kuning dan merah, lalu ijo setelah mobil lain menyebrang. tapi kalau kita di jalan dan melewati beberapa trafic light, selama kaga ada yang mau menyebrang dari arah lain itu, ya ijo terus dehk.
  7. rumah-rumah di darwin itu halamanya luas-luas dan banyak pohon-pohonya. kalau malam banyak rumah yang gelap. mereka sangat irit sekali sama listrik kalau dilihat kasarnya.
  8. kebanyakan tempat umum jam 5 sore sudah tutup.
  9. jika tertarik untuk ikutan kursus, ada casuarina high school yang menyediakan beragam kursus untuk kelas malam. masak, barista, nyanyi, foto, olahraga dan lainya.
  10. di Airport ada loker penyimpanan berbayar.
  11. banyak taman-taman cakep buat leyeh-leyeh.
  12. banyak burung-burung berterbangan, keren deh ini Australia.
  13. orang Darwin lebih ramah sepertinya.

lumayan banyak juga ya yang saya tahu, padahal saya kegiatanya cuma kerja-kerja aja.

 

cara mengurus sim di Darwin.

  1. belajar tes tulis dulu di https://mvronlinetest-uat.nt.gov.au/perception5/open.php? kamu bisa belajar sampe bener-bener bisa deh dan bagusnya kita jadi tahu rule berkendara, seenggaknya pas belajar adalah yang nempel-nempel infonya.
  2. datang ke MVR (motor vehicle registry) bawa sim International, kalau gak ada sim International, bawa sim A dan sudah ditranslete, transaksi tabungan, dan paspor. bayar $20 untuk tes. kalau gak lulus bisa dicoba besoknya. ketentuan lulus adalah 26 menjawab benar dari 30 pertanyaan.
  3. setelah lulus tes tulis, tes mata dengan melihat lambang-lambang dan kalau lulus maka kita dapat sim dengan beberapa ketentuan misalnya; harus ditemani, zero alcohol, tidak melebi 80 km/jam. bayar $30 dan sim keluar.
  4. direkomendasikan beberapa tempat untuk tes profesional driver atau tes di jalan. karena kita punya sim A maka seharusnya kita langsung tes driving. tapi saya nggak melakukanya.

setelah mendapatkan Sim kita gak mesti bawa-bawa lagi paspor kemana-mana karena kita sudah punya identitas.

 

sekarang bagaimana proses membeli mobil.

  1. setelah mendapatkan mobil yang dimau. bisa lewat gumtree salah satunya untuk memilih mobil mana yang dijual individual dan sesuai yang mau dibeli.
  2. deal sama yang punya. biasanya beli mobil memperhatikan kilometer, semakin rendah semakin bagus dan sebaliknya. memperhatikan tahun mobil dibuat.
  3. setelah saling bayar, pembeli dan penjual mengisi form. pembeli dan penjual dapat sobekan masing-masing. penjual lapor ke MVR mobilnya dijual.
  4. si pembeli datang ke MVR dan ikuti proses pengalihan nama. tunjukan sim international atau sim Darwin kita. nanti harus bayar juga sesuai hitungan orang MVR yang dikonpersi berdasarkan harga deal penjualan mobil.
  5. selesai, surat jual beli kita terima dan masih polos.

 

sekarang loncat lagi ke pekerjaan

  1. mau bekerja 1 tempat atau lebih itu tergantung kita.
  2. kendaraan untuk bekerja memang penting, belilah mobil kalau benar-benar membutuhkan, misalnya karena bekerja di dua tempat maka perlu sekali mobil, mengingat 1 tempat kerja dengan tempat kerja lainya itu berjauhan jaraknya dan ditempuh pake transportasi umum juga nggak pas.
  3. punya kendaraan sendiri harus memikirkan gasoline, karena lumayan juga, biaya parkir kalau memang tempat kerjanya gak tersedia tempat parkir, risiko kecelakaan, urus ini itu mengenai mobil itu yang kadag menguras kocek.
  4. bekerja 2 tempat kudu siap lebih capek, kita bisa ngebayangin bagaimana cara kerja di Ausi. pastikan untuk selalu semangat untuk menjalaninya.
  5. kerja di ausi tidak dibatasi, kamu mau bekerja di beberapa tempat juga gak masalah.

 

 

 

ok dehk segitu dulu ya… nanti lanjut lagi.. semoga memberi masukan.

udah malam pengen tidur.

thanks sudah baca.

 

 

 

 

Pengalaman Kerja Pertama

Pekerjaan pertama sebagai kitchen hand yang tugas utamanya adalah cuci piring merupakan pekerjaan yang akan aku share dimana ini disesuaikan dengan tempatku bekerja.

1. Pagi mandi dan berangkat ke Darwin city menggunakan bus selama 30 menit. Kadang gerasak-gerusuk ngejar jadwal bus karena aku suka leha-leha dulu merasa 5 menit kalan ke bus stop cukup.

2. Tiba di tempat kerja langsung pake celemek, nyapa sana-sini dan mendekati sink.

3. Langsung pegang spons dan bersiin noda yang nempel di gelas kopi yang seabreg-abreg, piring kecil yang tiada habisnya, piring besar dan peralatan lainya. Aturanya di tempat kerjaku itu dituntunt menjaga kebersihan. Piring dibilas dulu menggunakan spon dan baru disusun ke rak kotak vertikal dan dimasukan ke mesin.

4. Kalau sudah dpt 3 rak bersih aku langsung bergeser ke samping dan ngelapin piring yang masih hangat atau bahkan panas karena baru keluar dari mesin. Piring disusun dalam keadaan kering. Troli kecil sebagai penyimpanan gelas, piring kecil, dan lainya ada di depanku dan kuletakan barang itu ditroli, sedangkan piring besar yang mesti dilapin satu-satu diletakan didapur dekat chef memasak.

5. Loyang kue, alat bikin kue, panci, segala macem dibersihkan dan piring gelas direndam terlebih dahulu di air panas. Keran di australia bisa diaturbpanas dan dingin, kadang aku lupa mindahin ke dingin setelah pake yang panas, akhirnya sering banget kepanasan tangan.

6. Kerjaan tambahanya bersiin carot itu rutin, dan bisa-bisa seember cet sehari, aku ingat beberapa orang menjelaskan bagaimana cara membersihkanya dengan cepat. Mengiris beberapa paprika, bersiin red and brown onion.

7. Jika ada pisau, sendok dan garpu baru kucuci dan gak ada yang ngelapin aku bantu elapin, awalnya aku dimarahin karena gak bener, yang dimarahin sih manajerku tapi lama-lama aku bisa sangat cepat bersiinya. Selain itu membantu melipat tisu ke garpu dan pisau atau memasukan tisu ke kertas kantong untuk take away.

8. Jika trolyku penuh gelas kopi dan piring-piring kecil sedang maka aku pun mendorong trolinya kedepan dan menatanya sesuai dimana mereka diletakan dan bilang ‘behind’ jika melewati orang lain yang sedang bekerja.

9. Kadang aku bantu angkat piring2 bekas dibaskom persegi panjang 70*50 cm. Gila beratnya kadang bikin nahan napas. Bersiin meja juga.

10. Disuruh ambil sayur inilah itulah, bahan ini itu, antar buah untuk jus sampai antar pesanan ke kantor-kantor. Disuruh giling ayam, carot, atau pawpaw, apa aja kudu dikerjain

11. Kalau ampe tutup ya tambahanya adalah bersiin meja dan nata 80 kursi. Meja lipat yang berat itu sekitar 15 biji dilap lalu dilipat dan diangkat ke dalam toko. Kursi yang belatakan ditata jadi 8 kursi tingginya dan dimasukan menggunakan alat ke dalam toko. Gila capenya. Belum abis itu bersiin semua bekas alat-alat chef yang macam-macam jenisnya.

12. Bantu bersiin ruangan dapur dan tak lupa areaku kudu bersih. Belum lagi nata semua benda yang sudah dicuci.

13. Pulang ke rumah atau lanjut kerja lagi di tempat lain kalau ada jadwal.

Tapi enaknya aku bisa makan sepuasnya kue-kue, jus dan dikasih makan pula. Kerja segitu ya istirahat cuma 15 menit.

Banyak goresan-goresan pisau ditangan, Tangan kepanasan karena kadang megang benda panas atau air panas, baju disekitar perut agai basah dan lainya. Hah nasib-nasib.

Kalau lagi sepi beberapa pekerjaan aja dilakukan dan disuruh pulang lebih dulu. Ya karena banyak staff yang full time sedangkana aku cuma casual.

Semua orang sibuk dan gak ada yang gak kerja tapi auranya selaly menyenangkan. Gak ada yang keliatan marah-marah kecuali bos atau prustasi. Semua saling care.

Bosku memang kerjanya juga cepat sekali, jalanya aja kaya lari, dia juga kadang suka terlihat marah-marah tapi enjoy ke aku, aku gak pernah dibentak atau dimarahi, aku diarahkan ngerjain yang bener kalau salah, selalu diperhatikan dan baik. Aku mengerti dia begitu agresif tapi wajar dan aku malah memaklumi dan suka sama caranya. Aku pernah mendengar beberapa orang gak suka tapi aku sih suka-suka saja sama dia. Aku juga selalu ditanyai mau disponsorin kerja tidak, aku tidak bisa mengiyakan karena banyak alasan.

Beberapa minggu sebelum aku keluar, akubsering disuruh kerja di resto lainya dengan pemilik yang sama, aku belajar bikin jus tapi lambat dan gagal paham sama yang lainya. Cuci piring sih jangan ditanya udah pasti.

Akhirnya setelah bekerja 3 bulan aku terpaksa keluar untuk mencari jam kerja yang banyak.

Aku senang sekali bisa bekerja di tempat itu, udah seperti keluarga, minggu lalu aku kesana dan menemui semua staff, rasanya senang sekali dan aku membeli kue kesukaanku.

Meski kerjaanya begitu terkesan banyak dan padat, aku senang malahan. Aku dapat banyak pelajaran dari temen-temen dan bosku mengajarkanku bekeeja yang baik dan cepat.

Aku pernah cover lagu dan itu jadi bahan bercandaan bahkan diputar di resto meski menjelang tutup toko, cuman seneng aja gitu.

Ahk thanks ya Allah atas pengalaman luar biasa itu.

image

image

image

image

Dikasih bos yang bikin

image

Luka2 gini udah biasa tapi ini terparah.

image

image

image

Thanks yang udah baca

Sushi Maker

Sudah 5 minggu aku bekerja sebagai pembuat sushi, toko yang keliatanya kecil di dalam supermarket itu ternyata cukup melelahkan. saat menjalani training terasa sekali tekanan yang gitu keras karena senior-senior dari perusahaanya terjun langsung.

seminggu kemudian aku sudah mulai enjoy dan bekerja tanpa diperhatikan menurutku membuahkan hasil yang lebih baik. banyak sekali step yang harus aku lakukan dari pagi-pagi buta. kerasa sekali mental bekerja di Australia ini cukup menantang, untungnya aku sudah terbiasa melatih diri untuk bekerja lebih cepat dan lebih banyak hasil selama membantu orang tua. makanya terkadang aku menelpon bapa hanya untuk bilang terima kasih dan maaf kalau selama ini menentang semua ajaran dia meski kadang ada hal yang tidak aku sukai.

 

minggu pertama aku bertugas memasak nasi sebanyak 7 box dan masing-masing box 4 liter.

  1. datang ke tempat kerja jam 5 dan langsung cuci tangan,
  2. cuci beras sebanyak 8 liter untuk 2 rice cooker.
  3. hidupin penggorengan instan.
  4. mengukur tempratur di 6 penyimpanan dan harus seusai yang diminta, membersihkan display.
  5. mengkalibrasi pengukuran PH untuk menguji seberapa bagus nasi nanti ketika dicampur vinegar.
  6. menggoreng chicken katsu, tempura prawn, membersihkan kepiting dan memberikan tepung ke kepiting lalu menggorengnya.
  7. bahan yang digoreng diukur lagi untuk mengetahui temprature dan selama menunggu itu aku juga membuat summer roll.
  8. membuat summer roll 4 sekaligus untuk tiap jenis; chicken, beef, cooked tuna, salmon, smoke salmon, vege, prawan. ini semua dikerjakan berbarengan dengan kegiatan lainya yang harus dikerjakan. dalam setiap jenisnya aku membuat langsung 4 dan bisa selesai dalam 15 menit sampai plating dan packing.
  9. sejam kemudian nasi matang dan nasi dicampur dengan vinegar, lalu 30 menit
  10. kemudian dicek apakah sudah siap atau tidak nasi itu untuk dibuat sushi. sambil menunggu itu aku membuat summer roll.882747_800281390080686_5678635333049316056_o(1)
  11. 2 jam kelar membuat summer roll dan 4 nasi sudah ada. kemudian aku masuk ke bagian membuat sushi dan 6 roll chicken yang pertama aku buat, cukup 15-20 menit.921062_800281496747342_9013850774669402278_o
  12. kalau masih banyak waktu aku membuat beef dan cooked tuna
  13. jam 10-11 istirahat dan setelah istirahat bantu-bantu bikin sushi lainya dan pulang jam 2 siang.

selama 3 minggu kegiatanku hampir seperti itu. cukup interesting dan aku cepat belajar dari berbagai pekerjaanku. satu tim bersama orang korea, taiwan dan jepang dengan bahasa inggris yang masih-masih terbata-bata tapi kami cukup enjoy dan bisa mengobrol banyak.

 

jam 6 sore kalau ada jadwal masuk kerja biasanya aku pulang ke rumah istirahat dan kerja lagi, seminggu ada 3-5 malam, tapi sekarang sepi pengjunjung jadi dapat sedikit, tapi untungnya aku dapat 3 malam fix gak bisa diganggu gugat dari pekerjaan baru sebagai tukang cuci piring. hah malasnya kalau mau mulai kerjaan itu.

 

minggu ke 4 aku sudah ganti lagi jadwal menjadi jam 7-5 sore. aku sekarang membuat berbagai sushi dan kemampuanku membuat sushi sudah bisa dibilang lumayan. aku belajar banyak jenis dan model. teramat penting adalah mengingat apa saja yang dibutuhkan di tiap model dan itu masih saja sering lupa.

 

seru sih kerja sebagai tukang sushi gini, selain itu aku juga sering berkomunikasi dengan pembeli, ada yang bertanya ini itu dan meminta dibuatkan ini itu. aku bahkan sudah bisa membuat pesanan yang simple dalam waktu kurang lebih 3 menit.

bekerja di Australia dan rezeki dari ALLAH yang datang padaku membuatku merasa terbekati karena aku merasa dimudahkan dan diberikan apa yang aku harapkan.

Thanks buat yang sudah baca.

 

yuk WHV-an dan dapatkan petualangmu.

Culture Exchange at Workplace

Perjalanan panjang selama setahun dengan menggunakan work and holiday visa di Australia menjadi sebuah pengalaman luar biasa. 5 bulan sudah aku di utara Autralia dan selama itu aku cuma bekerja tanpa berlibur, ya sesekali menikmati pantai atau makan lah di restoran.

visa ini diberikan untuk bisa saling bertukar budaya di negara multikultural, kesanya sih begitu tapi aku bingung hal semacam apa yang bisa dilakukan, padahal aku cuma bekerja saja di sini.

setelah beberapa kali bergabung dalam team kerja di dapur atau bertemu orang-orang ternyata kerasa bahwa perjalanan ini memberi banyak ruang gerak untuk berbagi banyak hal, salah satunya budaya.

aku mendapati teman-teman kerja dari berbagai budaya, di sela-sela bekerja kami juga sering mengobrol. ya namanya baru kenal, bahasan yang diomongkan adalah kegiatan masing-masing, kebiasaan, hobi, kesukaan, sampai budaya negara mereka.

bagi yang suka traveling atau sering baca dan interest dengan negara lain mungkin akan menambah kekayaan pengetahuan yang ketika kita bertemu dengan teman baru dari berbagai negara itu, maka bisa menambah keakraban.

sebelumnya aku bertemu dengan teman india, karena aku pernah ke india maka aku bisa menceritakan pengalamanku selama di sana dan juga bisa bertanya mengenai budaya India yang ingin aku tahu atau kita ngobrolin tentang makanan, bahkan minta dibuatkan makananya.

 

lain hal lagi ketika menyapa orang dari negara lain, mereka akan senang sekali kalau kita sapa dengan bahasa mereka, misalnya Koop kun krap (Thailand), Xie-xie/thanks ( china/Taiwan), Namaste (India). ucapan-ucapa salam atau thanks dalam bahasa mereka.

 

nah kalau di tempat kerja aku sering sekali ditanyai mengenai bali, bahkan mendengar banyak pujian mengenai bali di mata temen-temenku. pada saat kerja aku juga sering mengatakan sesuatu, menyuruh, atau mengiyakan dengan diakhiri kata “YA”… misalnya. “alex, please bring rice for me ya!” atau “you make coffe ya!” dan lainya. hal itu membuat temen-temenku pada ngikutin lagi dengan gaya itu. hahahaha mereka mengakhiri perkataanya dengan kata ya. “Arip you make this, ya!” hahahaha

 

selain itu hari ini aku dikasih juga kimchi yang dibuatkan temen koreaku. ih senengnya, tapi pas dimakan ternyata aku tidak begitu suka karena terlalu strong bumbunya.

 

seringkali aku juga disapa sama orang pilipine dan disangka sebangsa dengan mereka. ya gapapa lah, mereka orangnya ramah-ramah juga dan sering senyum.

 

meski aku jarang sekali liburanya di negara orang itu, tapi setidaknya aku juga bisa lah berbagi sedikit banyak tentang budaya negaraku. oh iya, teman-teman taiwan dan korea, pada suka banget pas aku bawa roti tawar dikasih selai sarikaya. aku suka selai ini pas mengunjungi Pontianak. emang rasanya yahut sekali.

 

nah lumayanlah hahahahahaha bisa membawa masakan Indonesia yang cukup disukai, biasanya susah meyakinkan orang untuk menyukai masakan Indonesia yang kebanyakan bumbu.

 

 

 

 

 

Berasa Digampar Sudah 5 Bulan

Tanggal 9 Agustus aku tiba di Darwin, disambut keluarga yang sangat baik dan teman kosan lainya. bantu-bantu bekerja serabutan di minggu-minggu pertama, cukup menutup pengeluaran setiap minggunya. hingga akhirnya 2 minggu kemudian aku mendapatkan pekerjaan di restoran yang aku jatuh hati sekali pada tempat itu, aku bekerja selama 3 bulan.

 

Sebulan kemudian aku pun mencari pekerjaan tambahan pada malam hari dan mendapatkanya dengan cepat. aku bekerja sebagai tukang cuci piring di 2 tempat itu.

 

semakin mendakati musim hujan, banyak jam kerjaku yang merosot drastis. karena dari awal aku cuma ingin menabung uang, maka aku segera khawatir dengan keadaan itu, sehingga aku putuskan untuk ke farm. namun aku gak tahan panasnya kala itu, sehingga aku kabur dan kembali bekerja di tempat ke dua setelah aku diberi kesempatan lagi.

 

Akupun diperbolehkan kembali ke tempat kerja pertama namun tak kusangka, berkat temen yang kepanggil bekerja di sushi maka aku pun ikut interview dan sekarang aku bekerja sebagai tukang pembuat sushi.

 

minggu pertama adalah training, dimana aku cukup kewalahan juga dengan kondisi itu. beberapa orang terlalu menekanaku, tapi untungnya salah satu trainer sekaligus manajernya adalah orang Indonesia yang lumayan baik sekali, aku pun banyak dilatih sama dia.

 

minggu pertama ini membuatku homesick sekali dan ingin pulang. setelah seminggu kemudian dan trainer itu pada pulang, maka aku lebih enjoy menikmati pekerjaan bersama teman-teman yang kebanyakan baru bekerja sebagai pembuat sushi.

 

pada pagi hari aku mencuci nasi, lalu memasukanya ke dalam rice cooker, kemudian mengecek temprature, menggoreng beberapa bahan, membuat summer rool (lumpia vegetarian), membuat sushi, dan lainya.

 

Menjelang siang setelah istirahat aku diminta berdiri di depan dan mengajak pengunjung untuk mencoba contoh sushinya.

 

setelah 4 minggu bekerja kerasa sudah cukup mahir dalam mengerjakan beberapa variasi sushi, aku pun juga jadi tahu bagaimana cara mudah membuatnya. minggu ini manajer yang merupakan orang Indonesia itu datang dan aku diberi latihan mengerjakan menu-menu baru dan aku cukup menguasai semua itu.

 

 

seneng karena bisa bekerja di dapur dan aku belajar banyak hal dari kerjaan baru ini, dimana kita dituntut cepat, bersih dan bisa berkomunikasi baik dengan konsumen.

 

 

akan tetapi setelah aku sadar, ternyata aku sudah tinggal 5 bulan di Darwin. sedangkan tabunganku kok masih sedikit, wah aku mesti rajin sekali ini. jangan banyak leha-leha. mending gitu kalau tabungan agak gede bisa sekolah lagi, atau kalau nggak ya setidaknya buat modal usaha kan juga kudu lumayan.

 

bagaimana ini. semoga aku bisa balik lagi ke tempat-tempat lama dan memaksimalkan waktu liburku yang kosong itu. biar gak tidur seharian terus di rumah lah.

 

aku cukup beruntung bisa dapat kerjaan baik dan aku juga seneng temen-temen di tempat kerja lama pada nanyain. hehehe semoga aku bisa gabung lagi dehk.

 

 

eaaahh ntar dianggap sombong pamer kerjaan. hahahaha cuman cuci piring.

Hope at night

perjalanan ini cukup memberikanku rasa rindu yang teramat dalam kepada tanah air, rasanya semua yang dimiliki tidak penting lagi, asalkan rasa rindu bisa hilang dengan kembali ke rumah.

 

aku telah berjanji pada diri sendiri sebisa mungkin bertahan selama setahun sesuai masa berlaku working holiday visa yaitu setahun.

 

rasa kesepian begitu terasa ketika libur kerja datang, seperti hari ini. tidur seharian seperti orang bodoh. petang sampai malam harus kerja lagi dan itu terasa berat untuk dilakukan. namun ada hal yang membuatku senang.

 

minggu ini aku berencana akan mendatangi tempat kerja lamaku dan bilang resign dengan alasan mendapatkan pekerjaan baru yang dekat dengan rumah pada petang-malam hari. tak taunya headchefku menelpon dan memintaku bekerja 3 hari di minggu ini. aku bilang sebenarnya aku mau resign tapi akan aku usahakan untuk kerja. setelah itu aku segera kirim text ke headchef di tempat kerja baru dan menjelaskan bahwa aku telah resign cuma masih disuruh kerja untuk terakhir kalinya. untungnya ini musim liburan student sehingga tukang cuci piring lainya bisa bersedia dan akupun diperbolehkan oleh headchef baruku.

 

 

headchef di tempat lama begitu baik dan perhatian, terakhir kali dia menawariku pekerjaan housekeeping, aku sudah mengerti karena restoran sangat sepi pada musim hujan seperti ini, setelah natal dan tahun baru usai, jarang sekali ada function. aku pun mengirimkan text dan kemudian mengobrol ketika bertemu “kamu gak perlu khawatir, aku mengerti dengan kondisi ini, aku dapat pekerjaan bagus pada siang harinya, jadi malam hari disini gak masalah.” itupun karena aku mikir biar banyak waktu luang di rumah juga, saatnya istirahat.

 

beruntungnya kali ini temanku memberikan pekerjaanya karena sesuatu hal, aku mendatangi restoran dekat sekali dengan rumah, aku akan dikasih jatah 3 hari kerja dalam seminggu. yah lumayan lah dari pada jauh-jauh pergi ke tempat lama. ketika datang kesana ternyata ada orang yang aku kenal, dia chef di tempat lamaku bekerja, aku berbicara sedikit dengannya waktu itu. tadi malam dia pun mengatakan bahwa orang-orang di tempat lama menanyakanku, mereka ingin aku bekerja di sana lagi. aku hanya mengatakan bahwa aku punya 2 hari libur di tempat kerjaku sekarang pada siang hari, mungkin aku bisa bekerja.

 

aku tidak berharap lebih juga mengingat di sana rame hanya saat weekend dan aku bilang bisa kerja kecuali weekend karena aku punya pekerjaan utama. dia pun bertanya apakah nomorku masih yang lama, akupun iyakan.

 

setelah berpikir keras, aku bekerja di tempat lama (2 restoran 1 pemilik yang sama) cukup menyenangkan dan mereka pun sangat welcome. mungkin aku bisa merayu lagi untuk bekerja di sana, akan tetapi hanya 2 hari dalam seminggu. aku malas sekali libur, terlalu jenuh. tidak masalah kalau sehari aku cuma dikasih 3 jam juga yang penting aku bisa bertemu mereka lagi dan bercanda lagi. apalagi malam ini aku dapat kabar baik dari temanku yang bekerja di tempat lama yang sekarang jadi teman kerjaku juga di tempat kerja baruku.

 

setelah aku berpikir keras, ya mungkin aku harus lebih keras lagi menabung untuk keperluan kedepanya setelah masa tinggalku habis. makanya aku harus segera mengatur strategi biar aku juga bisa kerja di banyak tempat tapi tak ada yang aku rugikan. setelah kemarin aku lepas kerjaan cleaning di gym karena aku tidak bisa mengerjakanya dan tak ada yang bisa menggantikanku, lalu aku kena complain, ya mungkin lebih baik aku tidak perlu libur di siang hari tapi mengurangi kerja di malam hari yang cukup hanya 3 hari dalam seminggu.

 

semoga ALLAh member kelancaran. semoga aku pun banyak mendapatkan pelajaran dari orang-orang luar biasa (teman kerja).

Dapur

Kerja di dapur cukup nyenengin, rasanya aku lebih nyaman disana. Aku merasakan bahwa kelemahanku adalah bahasa, namun aku harap dengan sikap cekatanku, maka hal itu tidak begitu jadi masalah.

Sebelum bekerja di restoran, pertama-tama bisa melihat tayangan di youtube bagaimana menjadi kitchen hand dan cara kerjanya sehingga aku memiliki pengetahuan dasar.

Saat pekerjaan pertama aku dapatkan, ada 2 orang indonesian, sehingga cukup mudah bagiku mendapatkan penjelasan. Pekerjaan utamanya mencuci barang bekas makan dan keperluan masak, tambahanya tergantung di lingkungan kerja.

Di awal-awal aku ditunjukan dimana barang-barang yang telah bersih ditempatkan, diusahakan ceoat ingat dan ketika kita melangkah ke suatu area usahakan sambil mengeksplore apa saja yang terletak disana sehingga kita tahu suatu barang selalu diletakan dimana. Kalau tidak tau sama sekali ya tinggal tanya orang-orang dapur.

Ketika bekerja rasanya enak sekali dikasih kue-kue, minuman, dan lainya. Istirahatnya juga cuma sebentar dan makan masakan yang dimasak chef. Beberapa tempat tidak memberikan makan.

Aku bekerja di dua tempat, siang dan malam tapi cm beberapa hari saja seperti itu. Keduanya di dapur.

Kalau kita punya waktu luang tinggal tanya apakah perlu sesuatu yang bisa dikerkan, kadang disuruh mengerjakan sesuatu juga, karena mereka tau kita bakal gak ada kegiatan setelag mellnyelesaikan pekerjaan awal. Kalau gak ada kerjaan sama sekali coba untuk membersihkan noda-noda di dinding, berihkan rak-rak penyimpanan, ambil stok barang yang gak ada, membantu teman kerja.

Nah tempat kerjaku yang pertama itu melatih sekali banyak hal. Kita dituntut mengerjakan banyak hal. Jadi kalau gak ada kerjaan ya cari kerjaan apa saja yang bisa dikerjakan.

Tempat kerja pertama itu seakan menekan tapi aku liat semua karyawan enjoy dan ramah-ramah.

Nah setelah 3 bulan aku ingin pindah karena jam kerja semakin sedikit dan banyak staf. Musim hujan sudah mulai sehingga banyak orang liburan ke luar daerah.

Setelah pencarian yang cukup membuat galau, dapatlah pekerjaan di store sushi sebagai pembuatnya.

Seminggu pertama di training dan itu cukup membuatku hampir menyerah. Seminggu kemudian sudah lumayan nyaman. Semua teman mulai akrab dan 3 minggu sampai sekarang kita semua sudah banyak bercanda.

Tokonya baru dan di dalam sebuah super market lengkap. Banyak item yang harus kukerjakan sebagai tukang buka toko bareng temen. Yah kadang malas tapi ya udah enak aja kerja di dapur jadi ya nikmatin.

Jenis pekerjaan yang aku ambil sebelumnya lama-lama juga membuat bosen. Cuci piring terus. Nah sekarang enaknya aku bisa belajar bikin sushi yang ternyata mudah banget cara bikinya.

Setelah 4 bulan tinggal di negara orang, rasanya ingin sekali pulang, tapi kudu ditahan sampai setahun tinggal.

Eh tapi ternyata banyak yang gak suka sama sharinganku tentang pengalaman whv dan kerja ini, gak tau kenapa. Ya mungkin dikira sombong. Padahal di berandaku tiap hari banyak yang sharing jalan-jalan di berbagai negara, tapi aku malah seneng dan gak liat itu sombong. Padahal mending di unfollow, unfriend atau blok aja kalau gak suka sama orang lain. Jadi aman gak mesti mikir macem-macem.
Ya aku harap bisa bertemu sama mereka dan menjalin tali persahabat dan kita saking tahu masing-masing, so gak nebak-nebak lagi.
But however itu jadi pelajaran buatku untuk membatasi diri. Jangan terlalu extrovert, sibukin berkarya sahaja.

Thanks udah baca mengenai kerjaan dapur. Nasib tukang cuci piring nih.